5.31.2011

Bagaimana cara meraih cita-cita


BAGAIMANA CARA MERAIH CITA-CITA



Setiap manusia pasti mempunyai cita-cita yang ingin diraih. Dengan semangat. Perjuangan tiada henti, terus selalu belajar dan mengejar cita itu meskipun rasanya itu mustahil untuk diraih. Maka dari itu, kita harus tetap menuntut ilmu. Karna dengan banyak ilmu yang kita punya kita akan mengetahui bayak hal. serta doa yang selalu di panjatkan pada ALLAH SWT. Semua tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semua pasti punya cita melalui mimpi atau khayalan. Untuk meraih cita-cita itu kita butuh adanya dorongan serta motivasi dari orang di sekeliling kita. Orangtua, keluarga, kerabat, teman-teman,juga kekasih yang selalu menyayangi kita. Tidak ada seseorang yang sukses sendiri, pasti semua itu berkat orang yang ada didekatnya yang selalu membantu dalam hal apapun. Dan ingat,sesukses apapun kita harus ingat dengan orang-orang sekeliling kita. 

Buang sifat angkuh, yang merasa dirinya sukses karna usahanya sendiri. Tanamkan sikap rendah diri dan tetap istiqomah. Serta jalani semua dalam koridor islam. Kita pastinya ingin sukses dunia dan akhirat bukan??? 

Selalu optimis dan percaya diri dalam menghadapi tantangan. Terus belajar, pasti cita-cita akan tercapai. Dan capailah cita-citamu setinggi bintang di langit.

Bagaimana untuk menjadi pengusaha / karyawan elit

MENJADI PENGUSAHA /MENJADI KARYAWAN ELIT

1. Bagaimana menjadi pengusaha/karyawan elit :

1)      Memberikan arahan dan nasehat kepada pihak-pihak yang terlibat dalam organisasi, bahwa konflik tersebut bisa menimbulkan dampak yang mempengaruhi kinerja dan citra perusahaan dalam mencapai sasaran yang ditetapkan organisasi tersebut dan juga pihak-pihak lain yang tak terlibat bisa menjadi tak semaksimal mungkin dalam bekerja akibat konflik tersebut.
2)      Mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik tersebut baik faktor internal maupun externalnya
3)      Mengambil keputusan yang tepat untuk memecahkan konflik tersebut
4)      Memberikan arahan dan motivasi terhadap pihak lainnya yang tak terlibat dalam konflik tersebut, agar dikemudian hari tidak terjadi kembali hal-hal yang demikian itu.
5)      Selalu memberikan motivasi terhadap
6)      Selalu memberikan contoh yang baik dari sikap, sifat, maupun perbuatannya.
7)      Selalu menerapkan jiwa disiplin baik disiplin waktu maupun disiplin pekerjaan.

BELAJAR WIRASWASTA

BELAJAR WIRASWASTA




Bukan hal yang mudah untuk membangun sebuah usaha sendiri. Butuh tekad yang kuat serta persiapan yang mantap. Sekecil apapun usah yang kita inginkan akan membutuhkan modalyang tidak sedikit. Mulai dari membuka toko, warung, atau usaha yang besar.  Bagi saya untuk mendirikan sebuah usaha itu tidaklah sulit, harus ada kriteria-kkriteria sebagai berikut :

1.        Siapkan diri untuk memulai usaha ini
2.      Tentukan usaha apa yang anda inginkan
3.     Jangan lupa, pilih usaha yang sesuai dengan anda, kemampuan, kesukaan, bila perlu kembangkan hobi yang berhubungan dengan bidang usaha yang bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis
4.      Hitung berapa modal yang dibutuhkan
5.     Siap menerima resiko apapun yang akan terjadi
6.     Selalu sabar dalam menjalani bisnis

5.11.2011

MOTIVASI UNTUK BEKERJA

MOTIVASI UNTUK BEKERJA

        Prilaku manusia sebenarnya hanyalah cerminan yang paling sederhana motivasi dasar mereka. Agar prilaku manusia sesuai dengan tujuan organisasi, maka harus ada perpduan antara motivasi akan pemenuhan kebutuhan dan permintaan organisasi. Motivasi  itu timbul dari sumber-sumber di luar perseorangan. 


PENGERTIAN MOTIVASI 

Para psikolog menyebutkan bahwa motivasi itu sebagai motivation atau motif, kebutuhan (need), desakan (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive). Dalam penulisan ini menggunakan istilah motivasi.
Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi bukanlah suatu yang dapat diamati, tetapi adalah suatu yang dapat disimpulkan adanya karena adanya sesuatu prilaku yang tampak. Tiap kegiatan yag dilakan oleh seseorang didorong oleh suatu kekuatan dari dalam diri seseorang tersebut, itulah yang disebut motivasi.
Motivasi merupakan masalah kompleks organisasi, karna kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi setip orang berbeda. Motivasi ditimbulkan dari faktor internal da eksternal. Tergntung darimana suatu kegiatan dimulai. Motivasi internal berasal dari diri pribadi seseorang dan akan dijelaskan oleh hirarki kebutuhan Maslow dan motif berprestasi McMelland.  Motivasi eksternal biasanya dibangun diatas motivasi internal . Para psikolog menyetujui bahwa motivasi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
·       Motivasi fisiologis , yang merupakan motivasi alamiah
·       Motivasi psilogis , yang dapat dikelompokkan  menjadi tiga kategori dasar, yaitu Motivasi kasih sayang, Motivasi mempertahankan diri, dan Motivasi memperkuat diri.




TEORI X DAN TEORI Y MC GREGOR

Teori moivasi yang menggabungkan motivasi internal dan eksternal dikembangkan oleh Douglas McGregor, seorang psikolog sosial asal Amerika. Teori X ini masih anyak digunakan dalam organisasi, karena para manager percaya bahwa anggapan-anggapan itu benar. Teori Y ini dapat lebih mengarahkan tercapainya motivasi  yang lebih tinggi da menaikkan kemungkinan terpenuhinya kebutuhan individu dan tujuan organisasi. Dasar teori Y adalah integritas dan kerja sama. Motivasi eksternal cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan setiap keunikan orang dalam organisasi.


PENDEKATAN HUBUNGAN MANUSIA TRADISIONAL

Pandangan tersebut terutama didasarkan atas tiga asumsi :
1.      Personalia terutama dimotivasi secara ekonomis dan perasaan aman serta kondisi kerja yang baik
2.    Pemenuhan kebutuhan ketiga itu mempunyai pengaruh positif pada semangat kerja mereka
3.    Ada korelasi positif antara semangat kerja dan produktifitas


Faktor-faktor Pendorong Motivasi Bekerja

Jika Anda mengharapkan para karyawan Anda termotivasi, Anda harus memberikan:
• Pekerjaan menantang yang memungkinkan orang mengembangkan kemampuannya.
• Lingkungan yang mendukung orang untuk belajar.
• Lingkungan tempat orang dapat menikmati interaksi dengan rekan-rekan sekerja
• Lingkungan yang menumbuhkan sikap menghormati diri sendiri dan orang lain
• Pengakuan atas prestasi mereka

Bila faktor-faktor tersebut ada dalam pekerjaan, para karyawan akan termotivasi untuk bekerja. Jika tidak, mereka hanya bekerja untuk mencari nafkah.

Oleh sebab itu, seorang manajer harus mengetahui perbedaan antara faktor-faktor pokok dan faktor-faktor yang memotivasi orang untuk bekerja. Sekarang, perhatikan tempat kerja Anda, apakah Anda hanya menyediakan faktor pokok atau faktor yang memotivasi orang untuk bekerja?

Salah satu faktor penting yang memotivasi orang untuk bekerja adalah pengakuan atas prestasi. Pengakuan dapat diwujudkan dalam bentuk imbalan atau penghargaan. Misalnya: insentif finansial, hadiah, cuti, liburan gratis, kesempatan bekerja di kantor atasan selama seminggu, diperkenalkan dengan CEO dan makan siang bersamanya, dsb.


TEORI KEADILAN MOTIVASI KERJA

Teori Keadilan merupakan suatu konsep tentang motivasi yang dihsilkan dari berbagai penelitian. Teori ini menyatakan bahwa masukan utama kedalam prestasi dan kepuasan kerja adalah derajat keadilan yang diterima karyawan dalam situasi kerjanya.


PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI

Kepemimpinan yang efektif harus membaikan pengaahan terhadap usaha-usaha pekerja dalam mencapai tujuan organisasi. Tanpa kepemipinan atau bimbingan hubungan antara tujuan perseorangan menjadi renggang. Menurut Keith Devis “Tanpa kepamimpinan suatu organisasi adalah kumpulan orang-orang dan mesin yag tidak teratur (kacau balau). Kepemimpinan adalah untuk mempengaruhi orang lai  untuk mencapai tujuan dengan antusias. Kepemimipinan merubah sesuatu yang potensial menjadi kenyataan.


LATAR BELAKANG DAN STUDI KLASIK KEPEMIMPINAN

Kesuksesan dan kegagalan suatu organisasi selalu dihubungkan dengan kepemimpinan, namun sebenarnya kepemimpinan itu sendiri masih merupakan suatu konsep yang sulit diterangkan. Banyak penelitian studi  yang telah dilakukan untuk mengungkapkannya, yaitu :
·       Study Lippit dan White
·       Study Ohio State
·       Study Early Michigan
Teori sifat (Trait Theories) yang dapat ditelusuri sampai zaman kerajan romawi, mengemukakan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dibuat. Teori ini juga sering disebut “great-man”
Keith Davis mengikhtisarkan ada 4 ciri utama yang mempunyai pengaruh terhadap kesuksesam pemimpin, yaitu :
·       Kecerdasan (intelegency)
·       Kedewasaan sosial dan hubungan sosial yang luas
·       Motivasi diri dan dorongan prestasi
·       Sikap-sikap hubungan manusiawi
·       DLL


Teori Path-Goal, memasukkan 4 tipe atau gaya pokok prilaku pemimpi, yaitu :

·       Kepemimpinan Direktif (directive leadership)
·       Kepemimpinan Suportif (supportive leadership)
·       Kepemimpinan Partisipatif (participative leadership)
·       Kepemimpinan Orientasi-prestasi (achievement-oriented)
Jadi , gaya kepemimpinan ini dapat dipergunakan oleh pemimpin yang sama dalam berbagai situasi yang berbeda. Baik model Fiedler aupun teor path-goal memasukkan tiga variabel pentig dalam kepemimpinan, yaitu : pemimpin, kelompok, dan situasi.
Gaya-gaya kepemimpinan adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya secara relatif ada 3 macam gaya kepemimpinan, yaitu :
1.      Otokratis
2.    Demokratis atau partisipatif
3.    Laissez-faire

Ada 4 sistem manajement Likert , yaitu :

·       Otokratic Ekspoatif
·       Otokratif penuh kebajikan
·       Partisipatif manajer menggunakan gaya konsultatif
·       Demokratik