6.06.2011

PENGEMBANGAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI

"PENGEMBANGAN MANAJEMEN DAN ORGANISASI"

 
Desain organisasi: penentuan struktur organisasi yang paling memadai untuk strategi, orang,
teknologi dan tugas organisasi.
Struktur organisasi: cara yang dipakai untuk membagi, mengorganisasikan dan
mengkoordinasikan aktivitas organisasi.
Langkah pertama yang amat penting dalam pengorganisasian, yang dilakukan setelah perencanaan, adalah proses mendesain organisasi. Pola hubungan spesifik yang diciptakan manajer dalam proses ini disebut struktur organisasi.
Pengorganisasian: proses manajerial yang berkelanjutan. Empat langkah mendasar ketika
seorang manajer mulai membuat keputusan mengenai pengorganisasian:
1. Pembagian pekerjaan: membagi seluruh beban pekerjaan menjadi banyak tugas yang
secara wajar dan nyaman dapat dilaksanakan oleh individu atau kelompok.
2.Departementalisai:menggabungkan tugas secara logis dan efisien,pengelompokan
karyawan dan tugas.
3. Hierarki organisasi: sesuatu yang dihasilkan oleh adanya hubungan “penetapan siapa
yang member laporan kepada siapa dalam organisasi”.
4. Koordinasi: penetapan mekanisme yang menyatukan aktivitas departemental menjadi
suatu kesatuan dan memonitor keefektifan integrasi tersebut
 
KEBUTUHAN PENGENBANGAN EFEKTIF
Identifikasi perubahan lingkungan
Perubahan politik dan hukum menpengaruhi kegiatan organisasi.kebijakan pemerintah berupa peraturan yang menyangkut pemasaran,produksi,penjualan saham, perburuhan perpajakan dan lain-lain setiap kali berubah,sehingga organisasi harus selalu menyesuaikan diri terhadap perubahan ini.
Perubahan social juga perlu diperhatikan organisasi.jumlag penduduk, angkatan kerja,kesempatan kerja,pengangguran,dan pendidikan menentukan kuantitas serta kualitas calon karyawan yang diperlukan organisasi.sehingga organisasi perlu mengadakan penyesuaian di dalam menarik personalia.
Perubahan keadaan pertahanan dan keamanan harus slalu dikaji.negara yang stabil,kokoh,dan kuat memungkinkan pemerintah untuk berorientasi ke luar, artinya ekspor merupakan perioritas,dan strategi pertahanan dan keamanan mengutamakan penjaminan kelancaran ekspor,yaitu segi keamanan lalu lintas hubungan luar nergi,terutama melalui laut.
Situasi internasional pun perlu diantisipasi.perkembangan teknologi,adanya perusahaan multinasional,dana pinjaman antar pemerintah,hubungan antara organisasi domestic dengan organisasi internasional dan lain-lain akan mempengaruhi dan merubah struktur organisasi.
Selain diperoleh personalia organisasi yang berkualitas tinggi, dijamin juga personalia yang setia pada organisasi karena salah satu kebutuhannya yang esensial terpenuhi,yaitu kebutuhan memperkembangkan diri.
MENGHAYATI KEBUTUHAN PENGEMBANGAN
Setelah kita membahas berbagai sebab lingkungan yang menjadi fktor pengubah organisasi.maka sekarang akan dikemukakan apakah sebenarnya kebutuhan organisasi yang memerluhkan perubahan yang diinginkan.analisis terhadap organisasi meliputi pertimbangan terhadap tujuan-tujuan organisasi,baik jangka pendek taupun jangka panjang.analisis jabatan perlu dilakukan,karena dengan analisis ini manajer dapat mengetahui kegiatan atau tugas apa saja yang dilakukan oleh para anggota didalam organisasi.analisis tenaga kerja perlu dilakukan untuk mengetahui kemampuan dan hasil kerja para karyawan pada saat ini,sehingga apabila nantinya diperlukan penyesuaian organisasi dan tugas-tugas karena perubahan teknologi,dan lain-lain, organisasi sudah siap dengan program latihan dan pengmbangan untuk meng”upgrade” kemampuan anggota.
Program latihan dan pengembangan kita dapat mengharapkan terjadinya :
1. Pengalihan informasi
2. Pengembangan sifat
3. Penambahan kemampuan para anggota

BERBAGAI PENYEBAB KEGAGALAN PENGEMBANGAN MANAJEMEN
Berikut ini akan dibicarakan berbagai masalah yang sering dijumpai.agar dapat menghindari kesalahan-kesalahan yang memakan biaya :
1. Berbagai upaya pengembangan mungkin tidak mendukung pencapaian tujuan-tujuan organisasi.
2. Upaya pengembangan mungkin menekankan pada program bukan hasil.
3. Pengembangan hanya diperuntukkan bagi karyawan-karyawan tertentu.

DASAR PEMIKIRAN PENDEKATAN TEORI MANAJEMEN OPERASIONAL PADA LATIHAN PENGEMBANGAN

Pendekatan ini didasarkan pada anggapan-anggapan berikut :
1. Para manajer puncak harus secara aktif mendukung program.
2. Latihan dan pengembangan harus melibatkan para manajer pada semua tingkatan.
3. Kebutuhan-kebutuhan latihan dan pengembangan bervariasi.
4. Kebutuhan-kebutuhan latihan dan pengembangan menentukan metoda-metoda.
5. Teori dan praktek harus dipadukan.
 
TEKNIK-TEKNIK LATIHAN DAN PENGEMBANGAN
Teknik atau metode terbaik tergantung pada:
1. Efektivitas biaya
2. Isi program yang diinginkan
3. Kesesuaian fasilitas
4. Preferensi dan kemampuan peserta
5. Preferensi dan kemampuan instructor atau pelatih
6. Prinsip-prinsip belajar.

Latihan dan pengembangan terbagi menjadi 2 macam yaitu antara lain:
Latihan dan pengembangan on the job bisa berupa :
1. Instruksi kerja
2. Rotasi jabatan
3. Pemberian petunjuk (coaching)
4. Magang (apprenticeship atau assistantship) dan
5. Pimpinan bayangan (junior boards)

Latihan dan pengembangan off the job dapat dilakukan dengan :
1. Teknik-teknik pemberian informasi yang terdiri dari studi sendiri dengan modul-modul presentasi video,kuliah, penggunaan film dan televise,konperensi buatan, dan studi khusus di universitas atau lembaga pendidikan lainnya serta
2. Program-program perilaku yang terdiri dari studi kasus,vestibule training,pemakaian peranan ( role playing ),situasi,belajar yang diprogramkan dan penggunaan laboratiorum.

Pemanfaatan dan penilaian terhadap program latihan dan pengembangan biasanya berdasarkan pada :
1. Motivasi yang ingin dicapai,baik menyangkut keaktifan anggota maupun partisipasi anggota
2. Dukungan anggota,yaitu dari kemauan dan kemampuan anggota memberi umpan balik.
3. Stimulus,ini mengangkut pada bahan yang diberikan
4. Reaksi,menghasilkan sifat psikomotorik atau tidak.

Pemanfaatan dan penilaian terhadap program latihan dan pengembangan akan sangat membutuhkan persiapan yang baik antara lain :
1. Mencari pembimbing yang memenuhi syarat
2. Menyiapkan mental anggota yang akan dikembangan atau dilatih
3. Memberi petunjuk tentang maksud latihan dan pengembangan.
4. Memberikan insentif yang cukup agar anggota tidak perlu memikirkanny,dan lebih mencurahkan perhatian pada program dan pengembangan.
Apabila hal-hal yang telah disebutkan diatas dilaksanakan sebagaimana mestinya niscaya program latihan dan pengembangan akan :
1. Meningkatkan produktifitas anggota baik kuantitas maupun kualitas hasil kerja.
2. Meningkatkan kemandirian seseorang dalam melaksanakan tugasnya.
3. Menambah stabilitas dan keluwesan organisasi yang berarti dengan keluarnya anggota.
4. Meningkatkan semangat kerja karena anggota telah melengkapi dengan pengetahuan.

PENGEMBANGAN ORGANISASI
Pengembangan organisasi ( organization development, atau sering disingkat dengan OD).adalah suatu pendekatan yang sistematik,terpadu dan terencana untuk meningkatkan efektivitas organisasi serta dirancang untuk memecahkan masalah-masalah yang merintangi efisiensi pengoperasian pada semua tingkatan.OD berkaitan dengan aspek-aspek terapan perilaku organisasi.pengembangan organisasi ini memiliki pendekatan-pedekatan yang tertuju pada pendifinisian beberapa ahli yaitu diantaranya menurut French dan bell serta bennis. Dan berdasarkan kedua definisi dapat diambil karakteristik- karakteristik utama OD sebagai berikut :
1. Perubahan yang direncanakan
2. Perubahan komprehensif
3. Perubahan jangka panjang
4. Tekanan pada kelompok-kelompok kerja
5. Partisipasi pengantar perubahan
6. Manajemen kolaboratif
7. Tekanan pada intervensi dan riset kegiatan.

TEKNIK-TEKNIK OD ( INTERVENSI OD )
A. Latihan sensitivitas
Secara keseluruhan,barbagai tujuan latihan sensitivitas dapat diringkas sebagai berikut :
1. Untuk menbuat para peserta semakin sadar dan sensitive terhadap reaksi-reaksi dan ungkapan-ungkapan emosional dalam diri mereka dan orang-orang lain.
2. Untuk meningkatkan kemampuan para peserta dalam merasakan dan belajar dari konsekuensi- konsekuensi berbagai kegiatan mereka melalui perhatian pada perasaan-perasaan mereka sendiri dan orang-orang lain.
3. Untuk menstimulasi penjernihan dan pengembangan nilai-nilai dan tujuan-tujuan pribadi yang sesuai dengan pendekatan demokratis dan ilmiah terhadap berbagai masalah keputusan dan kegiatan social dan pribadi.
4. Untuk mengembangan konsep-konsep dan pandangan-pandangan teoritis,yang akan berfungsi sebagai peralatan yang menghubungkan berbagai nilai,tujuan dan maksud  
pribadi menjadi kegiatan-kegiatan yang konsisten dengan factor-factor dari dalam tersebut dan dengan kebutuhan situasi.
5. Untuk membantu mencapai efektivitas keperilakuan dalam transaksi-transaksi dengan lingkungan para peserta.
B. Grid OD
Grid OD atau Grid training merupakan hasil perkembangan pendekatan managerial grid dalam kepemimpinan.
Terdapat 6 tahap program Grid OD adalah sebagai berikut :
1. Latihan laboratorium – seminar
2. Pengembanga tim
3. Pengembangan antar kelompok
4. Penetapan tujuan organisasional
5. Pencapaian tujuan
6. Stabilisasi

C. Survai – umpan balik
Pendekatan umpan balik meneliti suatu analisis (yaitu kelompok kerja,departemen atau organisasi keseluruhan )dengan menggunakan daftar pertanyaan ( kuesioner )(kadang-kadang dilengkapi dengan berbagai observasi dan wawancara )dan mengembalikan data hasil-hasil secara sistematik kepada para anggota organisasi yang disurvei.data ini biasanya digunakan denga riset kegiatan yang menyangkut masalah-masalah dan pengembangan rencana-rencana kegiatan tertentu untuk memecahkan berbagai masalah tersebut.
Daftar pertanyaan ini akan memberikan pata pada bidang-bidang sebagai berikut :
aa. Kepemimpinan :
1. Dukungan manajerial
2. Tekanan tujuan manajerial
3. Fasilitas kerja manajerial
4. Fasilitas interaksi manajerial
5. Dukungan rekan sekerja
6. Tekanan tujuan rekan sekerja
7. Fasilitas kerja rekan sekerja
8. Fasilitas interaksi rekan sekerja
Ab. Iklim organisasional:
9. Komunikasi dalam organisasi
10. Motivasi
11. Pengambilan keputusan
12. Pengendalian/pengawasan dalam organisasi
13. Koordinasi antar departemen
14. Manajemen umum
Ac. Kepuasan :
15. Kepuasan dengan organisasi
16. Kepuasan dengan penyelia (supervisor)
17. Kepuasan dengan pekerjaan
18. Kepuasan dengan pengupahan
19. Kepuasan dengan kelompok kerja.

D. Konsultasi proses

Langkah – langkah yang biasa yang biasa diambil konsultasi dalam suatu program pengembangan organisasi adalah sebagai berikut :
1. Memulai kontak
2. Merumuskan perjanjian
3. Memilih lokasi dan metoda
4. Mengumpulkan data dan membuat diagnosis
5. Campur tangan
6. Mengurangi keterlibatandan berhenti.

E. Pembentukan tim
Sebagai suatu proses OD,pembentukan tim pada umumnya mengikuti prosedur perubahan klasik yang mula-mula dirumuskan oleh kurt lewis :
1. Unfreeting. Tugas utama adalah membuat tim sadar akan kebutuhjan perubahan.
2. Moving atau changing.dasarnya menggunakan teknik suevei-umpan balik.
3. Refreezing.setelah rencana-rencana dilaksanakan dan inilah evaluasi dibuat.

F. Pembentukan konfrontasi dalam tim
Proses pembentukan tim yang baik yyang banyak digunakan dalam berbagi organisasi perusahaan dapat dirincihkan sebagai berikut.
1. Lokakarya ketrampilan tim
2. Pengumpulan dana
3. Konfrontasi dana
4. Perencanaan kegiatan
5. Pembentukan tim
6. Pembentukan antar anggota.
G. Analisis trnsaksional
Analisis trnsaksional sebenarnya bukan merupakan bagian aliran utama OD.tapi ini digunakan sebagai suatu pendekatan dalam OD,maksud nya adalah untuk lebih mengembangankan ego dewasa seseorang dan transaksi-transaksi komplementer dengan orang-orang lain.

5.31.2011

Bagaimana cara meraih cita-cita


BAGAIMANA CARA MERAIH CITA-CITA



Setiap manusia pasti mempunyai cita-cita yang ingin diraih. Dengan semangat. Perjuangan tiada henti, terus selalu belajar dan mengejar cita itu meskipun rasanya itu mustahil untuk diraih. Maka dari itu, kita harus tetap menuntut ilmu. Karna dengan banyak ilmu yang kita punya kita akan mengetahui bayak hal. serta doa yang selalu di panjatkan pada ALLAH SWT. Semua tidak ada yang tidak mungkin di dunia ini. Semua pasti punya cita melalui mimpi atau khayalan. Untuk meraih cita-cita itu kita butuh adanya dorongan serta motivasi dari orang di sekeliling kita. Orangtua, keluarga, kerabat, teman-teman,juga kekasih yang selalu menyayangi kita. Tidak ada seseorang yang sukses sendiri, pasti semua itu berkat orang yang ada didekatnya yang selalu membantu dalam hal apapun. Dan ingat,sesukses apapun kita harus ingat dengan orang-orang sekeliling kita. 

Buang sifat angkuh, yang merasa dirinya sukses karna usahanya sendiri. Tanamkan sikap rendah diri dan tetap istiqomah. Serta jalani semua dalam koridor islam. Kita pastinya ingin sukses dunia dan akhirat bukan??? 

Selalu optimis dan percaya diri dalam menghadapi tantangan. Terus belajar, pasti cita-cita akan tercapai. Dan capailah cita-citamu setinggi bintang di langit.

Bagaimana untuk menjadi pengusaha / karyawan elit

MENJADI PENGUSAHA /MENJADI KARYAWAN ELIT

1. Bagaimana menjadi pengusaha/karyawan elit :

1)      Memberikan arahan dan nasehat kepada pihak-pihak yang terlibat dalam organisasi, bahwa konflik tersebut bisa menimbulkan dampak yang mempengaruhi kinerja dan citra perusahaan dalam mencapai sasaran yang ditetapkan organisasi tersebut dan juga pihak-pihak lain yang tak terlibat bisa menjadi tak semaksimal mungkin dalam bekerja akibat konflik tersebut.
2)      Mencari solusi yang tepat untuk memecahkan konflik tersebut baik faktor internal maupun externalnya
3)      Mengambil keputusan yang tepat untuk memecahkan konflik tersebut
4)      Memberikan arahan dan motivasi terhadap pihak lainnya yang tak terlibat dalam konflik tersebut, agar dikemudian hari tidak terjadi kembali hal-hal yang demikian itu.
5)      Selalu memberikan motivasi terhadap
6)      Selalu memberikan contoh yang baik dari sikap, sifat, maupun perbuatannya.
7)      Selalu menerapkan jiwa disiplin baik disiplin waktu maupun disiplin pekerjaan.

BELAJAR WIRASWASTA

BELAJAR WIRASWASTA




Bukan hal yang mudah untuk membangun sebuah usaha sendiri. Butuh tekad yang kuat serta persiapan yang mantap. Sekecil apapun usah yang kita inginkan akan membutuhkan modalyang tidak sedikit. Mulai dari membuka toko, warung, atau usaha yang besar.  Bagi saya untuk mendirikan sebuah usaha itu tidaklah sulit, harus ada kriteria-kkriteria sebagai berikut :

1.        Siapkan diri untuk memulai usaha ini
2.      Tentukan usaha apa yang anda inginkan
3.     Jangan lupa, pilih usaha yang sesuai dengan anda, kemampuan, kesukaan, bila perlu kembangkan hobi yang berhubungan dengan bidang usaha yang bisa dikembangkan menjadi peluang bisnis
4.      Hitung berapa modal yang dibutuhkan
5.     Siap menerima resiko apapun yang akan terjadi
6.     Selalu sabar dalam menjalani bisnis

5.11.2011

MOTIVASI UNTUK BEKERJA

MOTIVASI UNTUK BEKERJA

        Prilaku manusia sebenarnya hanyalah cerminan yang paling sederhana motivasi dasar mereka. Agar prilaku manusia sesuai dengan tujuan organisasi, maka harus ada perpduan antara motivasi akan pemenuhan kebutuhan dan permintaan organisasi. Motivasi  itu timbul dari sumber-sumber di luar perseorangan. 


PENGERTIAN MOTIVASI 

Para psikolog menyebutkan bahwa motivasi itu sebagai motivation atau motif, kebutuhan (need), desakan (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive). Dalam penulisan ini menggunakan istilah motivasi.
Motivasi adalah keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi bukanlah suatu yang dapat diamati, tetapi adalah suatu yang dapat disimpulkan adanya karena adanya sesuatu prilaku yang tampak. Tiap kegiatan yag dilakan oleh seseorang didorong oleh suatu kekuatan dari dalam diri seseorang tersebut, itulah yang disebut motivasi.
Motivasi merupakan masalah kompleks organisasi, karna kebutuhan dan keinginan setiap anggota organisasi setip orang berbeda. Motivasi ditimbulkan dari faktor internal da eksternal. Tergntung darimana suatu kegiatan dimulai. Motivasi internal berasal dari diri pribadi seseorang dan akan dijelaskan oleh hirarki kebutuhan Maslow dan motif berprestasi McMelland.  Motivasi eksternal biasanya dibangun diatas motivasi internal . Para psikolog menyetujui bahwa motivasi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu :
·       Motivasi fisiologis , yang merupakan motivasi alamiah
·       Motivasi psilogis , yang dapat dikelompokkan  menjadi tiga kategori dasar, yaitu Motivasi kasih sayang, Motivasi mempertahankan diri, dan Motivasi memperkuat diri.




TEORI X DAN TEORI Y MC GREGOR

Teori moivasi yang menggabungkan motivasi internal dan eksternal dikembangkan oleh Douglas McGregor, seorang psikolog sosial asal Amerika. Teori X ini masih anyak digunakan dalam organisasi, karena para manager percaya bahwa anggapan-anggapan itu benar. Teori Y ini dapat lebih mengarahkan tercapainya motivasi  yang lebih tinggi da menaikkan kemungkinan terpenuhinya kebutuhan individu dan tujuan organisasi. Dasar teori Y adalah integritas dan kerja sama. Motivasi eksternal cukup fleksibel untuk menyesuaikan diri dengan setiap keunikan orang dalam organisasi.


PENDEKATAN HUBUNGAN MANUSIA TRADISIONAL

Pandangan tersebut terutama didasarkan atas tiga asumsi :
1.      Personalia terutama dimotivasi secara ekonomis dan perasaan aman serta kondisi kerja yang baik
2.    Pemenuhan kebutuhan ketiga itu mempunyai pengaruh positif pada semangat kerja mereka
3.    Ada korelasi positif antara semangat kerja dan produktifitas


Faktor-faktor Pendorong Motivasi Bekerja

Jika Anda mengharapkan para karyawan Anda termotivasi, Anda harus memberikan:
• Pekerjaan menantang yang memungkinkan orang mengembangkan kemampuannya.
• Lingkungan yang mendukung orang untuk belajar.
• Lingkungan tempat orang dapat menikmati interaksi dengan rekan-rekan sekerja
• Lingkungan yang menumbuhkan sikap menghormati diri sendiri dan orang lain
• Pengakuan atas prestasi mereka

Bila faktor-faktor tersebut ada dalam pekerjaan, para karyawan akan termotivasi untuk bekerja. Jika tidak, mereka hanya bekerja untuk mencari nafkah.

Oleh sebab itu, seorang manajer harus mengetahui perbedaan antara faktor-faktor pokok dan faktor-faktor yang memotivasi orang untuk bekerja. Sekarang, perhatikan tempat kerja Anda, apakah Anda hanya menyediakan faktor pokok atau faktor yang memotivasi orang untuk bekerja?

Salah satu faktor penting yang memotivasi orang untuk bekerja adalah pengakuan atas prestasi. Pengakuan dapat diwujudkan dalam bentuk imbalan atau penghargaan. Misalnya: insentif finansial, hadiah, cuti, liburan gratis, kesempatan bekerja di kantor atasan selama seminggu, diperkenalkan dengan CEO dan makan siang bersamanya, dsb.


TEORI KEADILAN MOTIVASI KERJA

Teori Keadilan merupakan suatu konsep tentang motivasi yang dihsilkan dari berbagai penelitian. Teori ini menyatakan bahwa masukan utama kedalam prestasi dan kepuasan kerja adalah derajat keadilan yang diterima karyawan dalam situasi kerjanya.


PENTINGNYA KEPEMIMPINAN DALAM ORGANISASI

Kepemimpinan yang efektif harus membaikan pengaahan terhadap usaha-usaha pekerja dalam mencapai tujuan organisasi. Tanpa kepemipinan atau bimbingan hubungan antara tujuan perseorangan menjadi renggang. Menurut Keith Devis “Tanpa kepamimpinan suatu organisasi adalah kumpulan orang-orang dan mesin yag tidak teratur (kacau balau). Kepemimpinan adalah untuk mempengaruhi orang lai  untuk mencapai tujuan dengan antusias. Kepemimipinan merubah sesuatu yang potensial menjadi kenyataan.


LATAR BELAKANG DAN STUDI KLASIK KEPEMIMPINAN

Kesuksesan dan kegagalan suatu organisasi selalu dihubungkan dengan kepemimpinan, namun sebenarnya kepemimpinan itu sendiri masih merupakan suatu konsep yang sulit diterangkan. Banyak penelitian studi  yang telah dilakukan untuk mengungkapkannya, yaitu :
·       Study Lippit dan White
·       Study Ohio State
·       Study Early Michigan
Teori sifat (Trait Theories) yang dapat ditelusuri sampai zaman kerajan romawi, mengemukakan bahwa pemimpin itu dilahirkan, bukan dibuat. Teori ini juga sering disebut “great-man”
Keith Davis mengikhtisarkan ada 4 ciri utama yang mempunyai pengaruh terhadap kesuksesam pemimpin, yaitu :
·       Kecerdasan (intelegency)
·       Kedewasaan sosial dan hubungan sosial yang luas
·       Motivasi diri dan dorongan prestasi
·       Sikap-sikap hubungan manusiawi
·       DLL


Teori Path-Goal, memasukkan 4 tipe atau gaya pokok prilaku pemimpi, yaitu :

·       Kepemimpinan Direktif (directive leadership)
·       Kepemimpinan Suportif (supportive leadership)
·       Kepemimpinan Partisipatif (participative leadership)
·       Kepemimpinan Orientasi-prestasi (achievement-oriented)
Jadi , gaya kepemimpinan ini dapat dipergunakan oleh pemimpin yang sama dalam berbagai situasi yang berbeda. Baik model Fiedler aupun teor path-goal memasukkan tiga variabel pentig dalam kepemimpinan, yaitu : pemimpin, kelompok, dan situasi.
Gaya-gaya kepemimpinan adalah suatu cara pemimpin untuk mempengaruhi bawahannya secara relatif ada 3 macam gaya kepemimpinan, yaitu :
1.      Otokratis
2.    Demokratis atau partisipatif
3.    Laissez-faire

Ada 4 sistem manajement Likert , yaitu :

·       Otokratic Ekspoatif
·       Otokratif penuh kebajikan
·       Partisipatif manajer menggunakan gaya konsultatif
·       Demokratik