8.22.2011

TWILIGHT FAVORITE FILM

TWILIGHT FAVORITE FILM

Waktu dikampus aku sering sekali nonton film ini. Yaa.. tadinya hanya sekedar untuk menghilangkan rasa jenuh aja selama seharian belajar, dan pas istirahat tiba, kamipun nonton film ini sambil makan siang. Salah satu temanku membawa laptop, dan temanku yang satu lagi memang hobi banget nonton dan ia sering download banyak film, terutama film barat. Makanya ga heran di komputer dia banyak banget koleksi filmnya. Selain download di internet, ada juga yang membeli  kaset VCD nya.

Awalnya aku sempat ga tertarik dengan film ini, bahkan ga pernah nonton sama sekali. Tapi karna temanku sering memutar  film TWILIGHT dan akupun ikut menyaksikannya, barulah aku tau film ini menceritakan tentang apa. Dan lama kelamaan akupun jadi suka sama film ini. Aku sudah nonton beberapa season. Seru memang, agak horor, dan menegangkan. Ada dramanya juga, dan pokoknya seru deh.

Bukan hanya TWILIGHT aja yang kami tonton, ada beberapa film lainnya seperti  Supernatural, Marlin, Ju On, dan Dream Hight. Semua seru, tapi kita lebih favorit sama TWILIGHT. Selain para pemainnya yang keren dan ganteng2, ceritanya juga sangat menarik.

Aku ingin menceritakan kembali dan berbagi keseruan, ada satu season yang sangat aku sukai. Yang ceritanya dari awal sampai akhir itu sangat mengagumkan juga mengerikan. Ada seorang perempuan cantik, bernama isabella biasa dipanggil Bella. Ia kuliah di salah satu Universitas. Dan ia tinggal bersama ayahnya, sang ibu tinggal dikota yang berbeda, karna orangtua Bella sudah lama bercerai. Satu waktu ia bertemu dengan seorang pria bernama Edward, ia adalah anak asuh dari keluarga terpandang. Ia sangat tampan, putih, dan disukai banyak wanita dikampusnya. Tapi ia tidak menghiraukan mereka semua sampai akhirnya ia bertemu dengan Isabella. 

Merekapun saling berkenalan dan sering menghabiskan waktu dikampus, mereka berdua satu kelas bahkan duduknya berdekatan. Sampai akhirnya ia menjalin cinta. Mereka berdua saling mengenal satu sama lain. Hingga akhirnya Bella tau bahwa sebenarnya Edward itu bukanlah manusia, tetapi ia adalah vampir yang suka menghisap darah manusia. Bella baru menyadari itu setelah ia merasakan ada yang aneh pada diri Edward, Bella merasakan  tangan Edward sangat dingin, Edward tidak pernah makan, dan tidak suka sinar matahari. Setelah mengetahui itu semua, Bella tidak takut pada Edward. Karena Bella sangat mencintai Edward, begitupun sebaliknya. Meskipun berpacaran dengan manusia, Edward sama sekali tidak tertarik untuk menghisap darah Bella, malah ia melindungi Bella dari serangan musuh2nya. 

Suatu hari, Edward memperkenalkan Bella pada keluarganya yang semuanya juga merupakan vampir. Dari ayah ibunya, adiknya, serta saudaranya. Keluarganyapun menyambut baik Bella. Dan meraka sangatlah baik, tidak mau membunuh manusia. Dan yang mereka makan hanyalah darah hewan. Buat vampir, darah manusia merupakan salah satu buruan dan makanan utamanya. Apalagi jika bau darah itu sangat menyengat dan menyegarkan. Tapi tidak untuk keluarga Edward.

Bellapun tercengang melihat isi kamar Edward, karna dikamarnya tidak ada tempat tidur. Yaa tau sendirilah yang namanya vampir itu tidak tidur. Edward sangatlah baik, kuat, cepat, dan bisa membaca pikiran orang lain. Tapi tidak dengan pikiran Bella. Edward begitu menyayangi Bella, melindungi, serta menjaga Bella dari bahaya apapun.

Bella tidak peduli kalau Edward itu bukanlah manusia. Dan iapun rela jika suatu saat ia menjadi santapan vampir lainnya. Kini Bellapun akrab dengan keluarga Edward dan sering bermain bersama serta bersenda gurau. Sampai akhirnya muncul James, yang merupakan vampir juga. Dia adalah seorang pembunuh dan pemburu manusia. Dari jarak puluhan kilometer saja, ia bisa mencium dan merasakan bau manusia. Dan yang ia cium adalah keberadaan Bella dirumah keluarga Edward. 

James pun mengejar keberadaan Bella, tapi Edward dan keluaragnya melindungi Bella. Sampai akhirnya mereka semua bertemu dan saling menghantam. Malangnya, Bella terkena gigitan James, Bellapun jatuh pingsan dan merasa kesakitan. Edward makin geram pada James. Lalu membunuh James. 

Setelah itu, keluarga Edward pun menghampiri Bella yang terbaring dilantai. Ayah Edward berkata, Bella harus diselamatkan. Edward harus memilih. Jika Bella dibiarkan begitu saja, maka racun dari gigitan itu akan menyebar. Dan Bella akan mati dan menjadi vampir. Tapi dengan mengejutkan, Edward malah menyelamatkan Bella dengan menghisap racun tersebut dari tangan Bella.

Beberapa hari kemudian Bella tersadar dari tidurnya. Dan ia sangat terharu dan senang melihat Edward yang selalu menjaga dan menemani selama ia tertidur dirumah sakit. Tapi sayang, karna kejadian itu, kaki kiri Bella patah. Bella berkata pada Edward,”mengapa kau menyelamatkan ku, padahal jika racun itu menyebar keseluruh tubuhku, pasti aku akan jadi sepertimu dan kita akan hidup bersama selamanya.” Edward berkata, “ aku tidak ingin kau tersiksa dan sakit karna aku, aku juga tidak inign kau seperti monster pemakan darah.”
Ada salah satu saudara perempuan Edward bernama esme, ia bisa melihat masa depan. Disana ia melihat bahwa suatu saat Bella akan menjadi seperti kita ( vampir ), tapi entah itu benar atau tidak. Karna terkadang suatu kehidupan itu bisa berubah kapan saja.

ŐŐŐŐ nenek2 superrr ŐŐŐŐ

SEORANG NENEK YANG KOKOH BERDIRI SAAT TARAWIH


Gak terasa bulan ramadhan datang. Semua pun riang menyambut bulan suci ini. Sudah hampir seminggu puasa. Aku pun sampai saat ini masih menjalankan ibadah puasa dan tarawih. Tapi sedikit bertanya dalam hati, dan ini sudah jadi tradisi mungkin di semua masjid. Karna, awalnya saja masjid terlihat ramai. Seminggu duaminggu setelahnya hanya menyisakan dua atau tiga shaf saja. Salat tarawih pun hanya diramaikan oleh anak-anak kecil, sedikit pemuda-pemudi, dan kebanyakan orantua/nene2 dan aki2..

Saat tarawih akupun selalu berada dibarisan ibu2. Jadi makin akrab aja sama mereka. Apa boleh buatlah, karna jika bergabung dengan teman2ku yang ada malah ngobrol. Jadi gak khusyu solatnya..

Ketika tarawih, ada suatu hal  yang membuat hati ini tertegun kagum melihat seorang nenek yang berada didepan shafku. Sekilas aku perhatikan, dia seperti alm.nenek buyutku. Nenek itupun tak pernah absen tarawih. Ketika solatpun dia selalu berdiri paling pertama. Gak kebayang, solat tarawih itu sangatlah cepat, dan jeda istirahatnya hanya sekilas. Kadang akupun merasa malas karna kekenyangan, cape, ngantuk, kaki pegel rasanya menopang tubuh ini. Tapi tidak dengan nenek tersebut. Dia sangat kuat berdiri, wajahnya pun tidak terlihat cape dan ngantuk. Padahal dia nenek yang tua renta yang mungkin berdiri saja masih tertatih, kulit keriput, dan giginyapun sudah jarang2. Sungguh aku kagum padanya akan kegigihannya dalam beribadah. Kadang jika aku ingin berhenti sejenak dibeberapa rakaat, rasanya malu.”Masa aku kalah sama nenek2??” dalam hatiku berkata. Aku yang masi muda, yang kekuatannya lebih dibanding nenek2  yang kekuatannya agak lemah, mau meninggalkan satu rakaat karna cape...

Nenek tersebut terkadang menjadi motivasiku dalam solat tarawih. Kadang aku berlomba cepat2 berdiri setelah rakaat pertama selasai sampai rakaat terakhir.hhehehe kadang lucu juga jadinya. Itu merupakan pengalaman paling berharga yang aku dapatkan. Pelajaran yang bisa aku petik, bahwa dalam beribadah itu tidak mengenal muda atau tua. Selagi kita masi hidup dalam keadaan yang renta sekalipun, harus semangat untuk beribadah. Karna itulah yang menjadi bekal kita di akhirat nanti..
: .¸♥♥ ¸.•: KeeP istiqomah sobat  (∩-̮∩)”:•.¸♥♥ ¸.